Di antara banyak karir-karir lainnya, menjadi seorang penulis dituntut menjadi kreatif. Ia harus membuka pikirannya terhadap banyak hal baru, bahkan termasuk hal baru yang bertentangan dengan kepercayaan atau pemikiran lamanya sendiri.

Salah satu cara untuk melatih kreativitas dalam menulis adalah dengan membuat dan menulis blog.

Tapi, apa alasannya?

#1 Membuat Blog Berarti Membangun Audiens

Banyak penulis-penulis best-seller yang sengaja membangun blog sendiri bukan hanya untuk melatih dirinya menulis, melainkan membangun audiens untuk memasarkan bukunya dengan lebih mudah.

Dengan begitu, buku karyanya (diharapkan) menjadi best-seller dengan lebih cepat. Judul bukunya menyebar di telinga masyarakat lebih cepat. Kamu pun tak begitu kerepotan untuk memasarkan buku yang kamu tulis, karena audiens setiap hari memantau konten-konten baru dari blog-mu.

#2 Menulis Blog Setiap Hari Bisa Memperkaya Ide Konten Buku

Menulis blog dengan topik yang kamu kuasai atau cerita-cerita fiksi, dan meng-update postingan blog setiap hari, akan memaksa otakmu untuk terus memikirkan hal-hal baru untuk di-posting. Bagi penulis blog fiksi yang isinya cerpen, otak akan terasah memikirkan cerita terbaru untuk di-posting.

Nah, dari banyaknya tulisan-tulisan di blog, materi atau konten buku yang kamu tulis dapat diperkaya dengan semua itu. Ketika kamu bengong kehabisan ide menulis buku, kamu bisa membaca tulisan-tulisan blog-mu sendiri sebagai inspirasi. Apalagi jika kamu meng-update postingan blog-mu setiap hari.

#3 Menghentikan “Writer’s Block”

Blogging mampu menghilangkan apa yang biasa disebut dengan “writer’s block”. Saya berani berdebat bahwa “writer’s block” tidaklah nyata. Kenapa? Karena dengan menulis blog dan meng-update satu postingan saja per hari, “writer’s block” terasa menjadi mitos.

Bukanlah sesuatu yang mustahil untuk menulis satu postingan blog per hari. Satu postingan blog per hari melatih kreativitas, mendorong otak untuk berpikir tentang hal-hal baru apa yang belum pernah diposting sebelumnya. Bagi manusia yang memiliki kemampuan berpikir, menulis satu postingan blog per hari bukanlah sesuatu yang mustahil.

Ketika satu postingan per hari dipublikasikan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, saya ucapkan selamat! Karena kamu telah menghilangkan mitos “writer’s block” yang sebenarnya memang tak nyata.

#4 Mendapat Penghasilan Tambahan

Blogging juga bisa dijadikan pekerjaan sehari-hari, full-time.

Selain melatih menulis lebih baik lagi, blogging juga memberikan penghasilan layaknya pekerjaan pada umumnya. Sayangnya, saya tak akan membahasnya lebih lanjut karena bahasannya di luar konteks dunia tulis-menulis — itu lebih ke digital marketing.

Perlu ditekankan, penghasilan dari blogging ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi mereka yang sedang melatih dirinya menulis. Terlepas target audiens datang dari mesin telusur atau media sosial, penghasilan AdSense dapat mendorong penulis blog untuk terus meng-update postingan blog-nya setiap hari.

#5 Salah Satu Bagian dari Digital Marketing

Dengan membangun sebuah blog, kamu juga memikirkan sendiri bagaimana SEO-nya dan media sosialnya, yang berarti memikirkan digital marketing. Digital marketing sangatlah efektif dalam dunia pemasaran di zaman yang serba canggih ini, bukan pemasaran secara offline di dunia nyata saja. Sehingga bukumu yang nantinya diterbitkan, tak akan lagi perlu dicemaskan lakunya atau tidak — karena kamu tahu cara memasarkannya.

#6 Mengenali Audiens-mu, dan Seberapa Bagus Tulisanmu

Pada akhirnya, menulis hanya bisa dilatih dengan menulis, dan blogging adalah salah satu jalan termudahnya. Selain itu, dengan blogging, kamu mengenali tipe dan karakteristik audiens atau pembacamu, sehingga ketika ada yang mengkritik bukumu, kamu bisa “mencium bau” kritik tersebut berdasarkan selera buku yang ia baca.

Selera buku setiap orang tentu berbeda-beda. Kritik dan pujian yang disampaikannya pun pastinya berbeda-beda. Tak ada standar untuk menilai sebuah buku bagus atau tidak — semua tergantung selera audiens. Makanya, nge-blog adalah salah satu kegiatan yang sangat penting bagi seorang penulis (atau calon penulis).


Itulah alasan kenapa blogging menjadi salah satu cara termudah untuk belajar menulis, yang dapat dilakukan di mana pun dan kapan pun. Selama niat dan kemauan serta ambisi yang kuat untuk menjadi penulis selalu ada, peluang sukses menjadi penulis jelas ada di depan mata.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Cart

No products in the cart.