Namanya Kathleen Krissa, ia adalah seorang penulis  buku berjudul ANDAI. Buku yang saat ini sudah tersedia di Gramedia. Ia berhasil menyelesaikan tulisannya setelah menulis selama lebih kurang 2 tahun. Ternyata ada kisah menarik di balik sosok penulis yang satu ini. Ia adalah seorang korban bullying saat memasuki sekolah menengah pertama.

Duduk dibangku sekolah menengah pertama bagi setiap anak adalah pengalaman baru yang akan sangat menyenangkan. Namun tidak bagi Kathleen Krissa, awalnya ia sangat Exited  karena ia bersekolah ditempat baru, bertemu dengan teman-teman baru. Namun semua berubah setelah masa orientasi siswa. Teman-teman di sekolah tahu hobi Kathleen, bernyanyi. Hal ini yang menjadi dasar mereka untuk mengerjainya. Mereka membuat sebuah lomba bernyanyi fiktif, niat utamanya untuk membuat ia malu. Ironisnya, yang menjadi dalang utamanya adalah anak dari teman orangtuanya.

Ia ditarik sekitar 10 orang (anak-anak osis) untuk menyanyi dan menari di depan umum. Kasus inipun akhirnya diketahui orangtua Kathleen. Orang tuanya datang ke sekolah untuk bertemu dengan kepala sekolah dan menanyakan masalah pembullyan yang diterima anaknya. Kasus ini berakhir setelah kepala sekolah membuat surat pernyataan, siapapun yang membully ia lagi maka akan di bawa kasusnya keranah hukum. Namun tidak semuanya selesai begitu saja. Ada dampak secara psikologis yang diterima Kathleen, ia jadi merasa tidak nyaman untuk belajar, yang dulunya memiliiki tingkat kepercayaan dirinya tinggi menjadi hilang.

Namun tidak berhenti di sana, ia berani mengambil tindakan untuk bangkit dan tidak berlarut-larut setelah mengalami Bullying. Ia memilih mengisi kekosongan waktunya untuk menulis. Lembaran demi lembaran tulisan ia kumpulakan dan merangkainya menjadi satu cerita yang memiliki tema serta memiliki alur cerita yang menarik. Ia berhasil membuat tulisan dan berhasil diterbitkan serta tersebar di toko-toko buku besar di Indonesia.

Ia adalah salah satu contoh orang yang bangkit dan menghasilkan sesuatu dari keterpurukan. Kembali ke personal masing-masing, akankah tetap terus jatuh atau bangkit dan berkembang. Melalui tulisan seseorang itu akan di kenang. Ia akan mencatat sejarah dan mewariskannya pada anak cucunya kelak.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Cart

No products in the cart.